Copyright © Kudofedoo
Design by Dzignine
Desember 07, 2024

Februari 2024

Pada bulan februari 2024, saya berada di dalam mobil yang sedang melaju cepat. Saya duduk didepan, disamping Pak Mahmud, rekan kerja saya yang sedang konsentrasi menyetir. Saya buka jendela mobil agar udara masuk sambil menikmati pemandangan arak-arak pagi itu. Pak Mahmud tampak memutar playlist lagu favoritnya. Sementara rekan kerja saya yang lain berada di kursi belakang. Saya lihat bu Elim sedang videocall bersama temannya, bu Rafika sibuk dengan handphone-nya dan bu Otin tampak menikmati perjalanan sambil pandangan ke depan. Sedangkan di kursi paling belakang ada bu Ririn bersama dengan 2 orang siswa. Entahlah saya tidak begitu memperhatikan suasana dibelakang. Dengan keadaan mengantuk, saya menyenderkan punggung ke kursi, pandangan mata kearah handphone yang digenggam tangan kanan. Di layar Samsung A7 2018 itu terlihat tulisan chat Whatsapp grup:

"Selamat Ulang Tahun, Firda!! πŸ₯³πŸŽ‚ semoga apa yang diinginkan tahun ini terkabul. Aamiin"

Saya memandang tulisan tersebut, lalu menghela napas panjang. Hari ini ternyata saya ulang tahun. Saya sadar, usia bertambah, konsekuensi logisnya adalah umur berkurang. Jatah hidup saya kian menipis. Merespons dengan kebahagiaan atau kemurungan, tidaklah tepat. Kesyukuran, kiranya itu. Syukur diberi hidup. Syukur juga dekat dengan kematian. Intinya, bersyukur. 

      Bagaimana bentuk syukur itu? Saya selalu mengingatkan diri saya, bahwa Allah melimpahi saya dengan beragam nikmat. Tak bisa saya hitung. Tak sanggup, tepatnya. Kalaupun dihitung, mau pakai satuan apa? Kilogram? Kubik? Meter? Derajat? Saya hanya ingin jadi manusia yang bermanfaat. Sederhana. Kalaupun saya bisa membuat orang lain tersenyum atau tertawa, alhamdulillah. Setidaknya bisa mengurangi beban stres mereka. Kalaupun saya bisa membuat orang lain tergugah emosinya lewat tulisan atau cerita yang saya bagikan, alhamdulillah. Kalaupun murid-murid saya, misalnya, merasa senang belajar dan mendapatkan sesuatu dari apa yang saya sampaikan, alhamdulillah. Kalaupun orang-orang yang saya temui, baik pedagang cilok, pedagang nasi goreng, kasir di minimarket, dan lain-lain merasa hatinya hangat karena ucapan terima kasih dari saya, alhamdulillah. Jadi, bermanfaat itu dimensinya bukan hanya hal-hal baik yang sudah jadi kesepakatan umum. Namun, kadang saya berpikir, bahwa dengan menjadi seseorang yang antagonis pun dan membuat orang lain kesal (atau saya menjadi ujian buat mereka), saya pikir itu juga bentuk kebermanfaatan. Bukankah tidak ada sesuatu yang sia-sia di muka bumi ini? Bukanlah dikatakan dalam Al-quran pula bahwa “Dan Kami jadikan sebagian kamu cobaan bagi sebagian yang lain. Maukah kamu bersabar? Dan adalah Rabbmu Maha melihat.” (Al-Furqan: 20)

          Perjalanan dari Situbondo ke Jember memakan waktu satu setengah jam. Tidak berapa lama setelah tiba di kota Jember, kami pun bergegas menuju ke MTsN 2 Jember yang berada di jalan patrang. Dalam agenda hari ini, kami dari MAN 1 Situbondo berkesempatan mengadakan studi tiru Gerakan Literasi Madrasah (GELEM) di MTsN 2 Jember. Tepat jam 08.30 WIB bersama kepala madrasah, bapak Drs. H. Sahiyanto serta rekan guru dan siswa kami pun tiba di MTsN 2 Jember. Sesampainya disana kami disambut dengan baik oleh kepala madrasah MTsN 2 Jember, Ibu Nur Aliyah, M.Pd serta beberapa guru dan siswa yang juga bertugas sebagai duta literasi. Kesan yang saya dapatkan selama berada di MTsN 2 Jember sangat baik. Walaupun awalnya saya tidak begitu berekpektasi tinggi dengan kegiatan ini. Akan tetapi, nyatanya semangat menulis saya mulai menyala kembali. Saya tergugah untuk bisa menciptakan sebuah buku dimana isinya tentang goresan-goresan tangan saya. Dahulu ketika SMA saya pernah mengikuti ekstra jurnalistik. Saya cukup menggemari kegiatan tulis menulis dari dulu. Bahkan saya punya blog yang isinya tentang tulisan-tulisan kerandoman saya. Tidak pernah saya publikasikan, hanya untuk pribadi. Saya sangat bersyukur karena allah memberikan nikmat yang luar biasa kepada saya. Mengisi hari dengan mendapatkan ilmu baru di hari ulang tahun sungguh pengalaman yang luar biasa. 

Note: ini adalah tulisan saya di awal tahun 2024. Gak kerasa sekarang sudah di penghujung tahun 2024. Hihihi

0 Comments:

Posting Komentar