jujur saja firda kangen sama mbah :")
mbah sudah seperti ayah buat firda. sejak SD sampai SMA mbah saleh yg suka mengambil raport firda disekolah disaat ayah firda sendiri gak bisa datang kesekolah karena tempat kerjanya di Maluku. firda kangen sama mbah. rumah seakan sepi tanpa canda dan tawa yang biasa mbah lakukan. biasanya kalau firda pulang ke situbondo, mbah yang selalu nelpon sampai firda bosan ngangkatnya. tapi setelah mbah sudah gaada, firda kangen ditelpon kayak gitu lagi :'(
Firda sayang sekali sama mbah saleh tapi kenapa mbah pergi tanpa firda liat dulu. kenapa seepat itu mbah pergi. padahal firda belum bikinin mbah bubur seperti waktu itu.
firda jadi merindukan saat-saat dimana mbah minta dikerokin.. mbah firda kangen :'')
secepat apapun firda pulang tetap saja tidak bisa melihat wajah mbah yg terakhir kalinya. waktu sampai dirumah mbah sudah dikubur dan itu membuat firda sedih tapi harus ikhlas.
mbah bagaimana kabarnya di surga?apakah mbah tinggal dengan tenang disana?
meskipun sudah setahun rasanya mbah masih ada.
firda janji kuliah dengan rajin seperti apa yang mbah saleh inginkan.
nanti kalau firda sudah di wisuda semoga mbah juga ada disana ya supaya mbah bisa merasakan acara wisudanya firda :")
Malang, 23 November 2014


0 Comments:
Posting Komentar